• Fungsi utama karburator adalah mencampurkan
bensin dan udara dengan komposisi yang benar,
sehingga bahan bakar ini dapat dinyalakan didalam
ruang bakar. Bahan bakar yang dibawa kedalam
ruang bakar ini bukan hanya sekedar dapat
dinyalakan saja, tetapi dapat dijamin bahwa
campuran bensin dan udara ini dapat dibagikan ke
setiap silinder yang ada dengan komposisi yang tepat.
• Komposisi campuran udara dan bensin yang
dibutuhkan secara umum adalah campuran kaya
(AF<15) pada saat mesin akan dihidupkan dan
campuran sedikit kaya (AF>15) pada saat putaran
mesin diperlambat.
• Air Fuel Ratio adalah perbandingan campuran udara dan bahan bakar.
Ada beberapa sistem dalam karburator, antara lain adalah :
• Idle
Yang dimaksud dengan idle adalah keadaan dimana mesin berjalan langsam (tanpa
beban).
• Acceleration
Akselerasi terjadi bila pengemudi menginjak gas secara tiba-tiba, dimana pada saat ini jumlah udara bertambah secara tiba-tiba sehingga perlu tambahan bahan bakar
sehingga komposisi tetap seimbang dan mesin tidak mati.
• Wide Open Throttle
Kondisi ini tercapai pada dua kondisi, pertama ketika mesin membutuhkan daya
maksimum dan kedua ketika mesin dalam keadaan kecepatan maksimum. Pada
keadaan ini pengemudi akan menginjak gas sedalam-dalamnya yang mengakibatkan
throttle terbuka penuh
Senin, 29 November 2010
PENGATURAN CAMSHAFT
Single Overhead Cam
Mesin dengan pengaturan ini memiliki satu cam pada tiap kepala. Jadi, jika mesin
tersebut berupa mesin 4 silinder in-line atau 6 silinder in-line, maka akan memiliki satu cam; jika berupa V-6 atau V-8, mesin tersebut akan memiliki dua cam (satu untuk tiap kepala).
Cam menggerakkan rocker arm yang menekan ke bawah katup, sehingga katup
terbuka. Pegas-pegas, yang menghubungkan katup dengan rocker arm, mengembalikan
katup-katup tersebut kedalam posisi tertutup. Pegas-pegas ini harus sangat kuat karena pada kecepatan-kecepatan mesin yang tinggi, katup-katup tersebut akan terhentak dengan sangat cepat. Jika pegas-pegas tersebut tidak cukup kuat, katup-katup akan terpental dari rocker arm dan mengatup kembali dengan keras, sehingga dapat menghasilkan keausan tambahan pada cam dan rocker arm.
Double Overhead Cam
Mesin DOHC memiliki dua cam pada tiap kepala. Jadi, mesin-mesin in-line memiliki dua cam dan mesin ”V” memiliki empat. Biasanya, DOHC digunakan pada mesin-mesin dengan empat atau lebih katup per silinder – lobes pada SOHC tidak dapat memenuhi untuk menggerakkan katup-katup tersebut. Alasan utama untuk menggunakan DOHC adalah agar dapat menggunakan katup-katup intake dan exhaust lebih banyak. Lebih banyak katup berarti gas intake dan exhaust dapat mengalir dengan lebih bebas karena ada lebih banyak tempat masuk bagi keduanya untuk mengalir sehingga meningkatkan daya mesin.
Pushrod Engine
Seperti mesin-mesin SOHC dan DOHC, katup-katup
pada mesin push-rod terletak pada kepala di atas
silinder. Perbedaan utamanya adalah bahwa camshaft
pada sebuah push-rod engine adalah didalam blok
mesin, bukan di kepala. Cam menggerakkan batangbatang
silinder panjang yang bergerak naik masuk ke
dalam kepala untuk menggerakkan rocker
Mesin dengan pengaturan ini memiliki satu cam pada tiap kepala. Jadi, jika mesin
tersebut berupa mesin 4 silinder in-line atau 6 silinder in-line, maka akan memiliki satu cam; jika berupa V-6 atau V-8, mesin tersebut akan memiliki dua cam (satu untuk tiap kepala).
Cam menggerakkan rocker arm yang menekan ke bawah katup, sehingga katup
terbuka. Pegas-pegas, yang menghubungkan katup dengan rocker arm, mengembalikan
katup-katup tersebut kedalam posisi tertutup. Pegas-pegas ini harus sangat kuat karena pada kecepatan-kecepatan mesin yang tinggi, katup-katup tersebut akan terhentak dengan sangat cepat. Jika pegas-pegas tersebut tidak cukup kuat, katup-katup akan terpental dari rocker arm dan mengatup kembali dengan keras, sehingga dapat menghasilkan keausan tambahan pada cam dan rocker arm.
Double Overhead Cam
Mesin DOHC memiliki dua cam pada tiap kepala. Jadi, mesin-mesin in-line memiliki dua cam dan mesin ”V” memiliki empat. Biasanya, DOHC digunakan pada mesin-mesin dengan empat atau lebih katup per silinder – lobes pada SOHC tidak dapat memenuhi untuk menggerakkan katup-katup tersebut. Alasan utama untuk menggunakan DOHC adalah agar dapat menggunakan katup-katup intake dan exhaust lebih banyak. Lebih banyak katup berarti gas intake dan exhaust dapat mengalir dengan lebih bebas karena ada lebih banyak tempat masuk bagi keduanya untuk mengalir sehingga meningkatkan daya mesin.
Pushrod Engine
Seperti mesin-mesin SOHC dan DOHC, katup-katup
pada mesin push-rod terletak pada kepala di atas
silinder. Perbedaan utamanya adalah bahwa camshaft
pada sebuah push-rod engine adalah didalam blok
mesin, bukan di kepala. Cam menggerakkan batangbatang
silinder panjang yang bergerak naik masuk ke
dalam kepala untuk menggerakkan rocker
Langganan:
Postingan (Atom)